Sumut

Tragedi Berdarah Gemparkan Batu Bara! Polsek Talawi Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis Nelayan Muda

Habibi Caniago | 24 Oktober 2026, 12:50 WIB
Tragedi Berdarah Gemparkan Batu Bara! Polsek Talawi Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis Nelayan Muda
Tragedi berdarah gemparkan Batu Bara! Diduga akibat dendam lama, seorang nelayan muda tewas ditikam tetangganya. Pelaku berhasil diringkus polisi.

Akurat Sumut - Suasana malam yang semula tenang di Dusun III, Desa Tali Air Permai, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, mendadak mencekam pada Jumat (23/10/2026).

Seorang nelayan muda bernasib naas meregang nyawa usai dihujam senjata tajam di bagian punggung oleh tetangganya sendiri.

Korban tewas diketahui bernama Faisal (22), warga setempat. Sementara itu, terduga pelaku penikaman sadis berinisial R (38).

Tersangka berhasil diringkus aparat kepolisian hanya beberapa jam setelah aksi berdarahnya menggemparkan warga.

Kapolsek Talawi, AKP Arianto Sitorus, membenarkan insiden berdarah dan penangkapan cepat tersebut.

Tim Reskrim Polsek Talawi di bawah pimpinan Kanit Reskrim IPDA Ranto Marbun menciduk pelaku di kediamannya sekitar pukul 21.00 WIB.

"Pelaku kita amankan di rumahnya hanya berselang beberapa jam setelah kejadian. Saat akan ditangkap, pelaku sempat mencoba melarikan diri lewat pintu belakang, namun berhasil kami gagalkan," tegas IPDA Ranto Marbun, Sabtu (24/10).

Kronologi Pinjam Pisau Hingga Kejar-kejaran Malam

Aksi brutal ini bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, tersangka R yang tengah duduk di sebuah warung kopi milik warga bernama Suep, mendadak tersulut emosi saat melihat korban melintas mengendarai sepeda motor berboncengan dengan rekannya, Ali.

Aroma dendam lama yang membara diduga menjadi pemantik. Tanpa banyak kata, R nekat meminjam sebilah pisau milik pemilik warung dan bersiap melakukan penghadangan di pinggir jalan.

Saat korban melintas kembali, pelaku langsung mencegat laju motor tersebut. Cekcok mulut yang tak terhindarkan dengan cepat memanas.

Faisal yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari sepeda motor dan berlari menembus kegelapan malam.

Namun, pelaku yang gelap mata terus mengejar. Aksi kejar-kejaran di jalan dusun yang sepi itu berakhir tragis.

Pelaku berhasil mengejar dan langsung menghujamkan pisau tepat ke punggung sebelah kiri korban hingga bersimbah darah.

Nyawa Korban Melayang, Polisi Amankan Barang Bukti

Warga yang histeris langsung berusaha melarikan Faisal ke Klinik Evi di Desa Ujung Kubu. Namun naas, parahnya luka tikaman pada organ vital membuat nyawa nelayan muda ini tak tertolong.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum H. OK Arya Zulkarnain untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.

Dari lokasi kejadian, jajaran kepolisian menyita sejumlah barang bukti krusial, di antaranya sebilah pisau yang dibuang pelaku serta celana korban yang ternoda darah.

Polisi Minta Warga Jaga Kondusivitas

Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus ini berjalan secara transparan dan tuntas.

Tersangka R beserta para saksi, termasuk pemilik warung dan rekan korban, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Atas perbuatannya, tersangka R dijerat dengan Pasal 469 ayat (2) juncto Pasal 466 ayat (3) tentang dugaan tindak pidana pembunuhan.

Polres Batu Bara mengimbau masyarakat Nibung Hangus untuk menyerahkan penuh proses hukum kepada aparat dan tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.

"Kami meminta masyarakat tetap menjaga kondusivitas kamtibmas, jangan melakukan tindakan main hakim sendiri. Percayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum," pungkas Kapolsek.*

Penulis: Bima Pasaribu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.