Sumut

GEGER! Kapal Tengker Global 168 Diduga Selundupkan 2 Ton Sabu, 8 Orang Dicokok Tim Gabungan di Selat Malaka

Rahmat Hidayat | 21 Oktober 2026, 19:19 WIB
GEGER! Kapal Tengker Global 168 Diduga Selundupkan 2 Ton Sabu, 8 Orang Dicokok Tim Gabungan di Selat Malaka
Perairan Selat Malaka diguncang penindakan besar! Kapal tengker asing Global 168 digiring ke Belawan diduga bawa 2 ton sabu. 8 orang diamankan tim gabungan.

Akurat Sumut - Perairan Selat Malaka kembali membara. Operasi senyap berskala besar yang dilancarkan oleh tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai berhasil mengguncang Sumatera Utara.

Sebuah kapal tanker asing bernama Global 168 digiring masuk ke dermaga dengan pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap, Rabu siang (21/10/2026).

Kapal tengker tersebut diduga kuat mengangkut barang haram berupa narkotika jenis sabu-sabu dengan berat fantastis, yakni mencapai lebih kurang 2 ton.

Tidak hanya itu, sebanyak 8 orang turut diamankan dalam penyergapan dramatis ini dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Di lokasi, suasana di Dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, mendadak mencekam.

Puluhan personel gabungan yang dilengkapi senjata api laras panjang tampak siaga mengamankan area sandar kapal.

Sejumlah pejabat utama Polres Pelabuhan Belawan, perwakilan BNN Provinsi Sumatera Utara, serta petugas Bea Cukai terlihat turun langsung memimpin pengamanan ketat di garis depan.

Modus Operandi dan Bayang-Bayang Jaringan Internasional

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kapal asing Global 168 disinyalir menggunakan modus operandi penyamaran sebagai pengangkut minyak atau bahan bakar untuk memuluskan aksi penyelundupan lintas negara.

Jalur laut Selat Malaka yang dikenal sebagai salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia kembali menjadi celah bagi sindikat narkotika internasional yang disinyalir kuat berasal dari kawasan Golden Triangle (Segitiga Emas: Myanmar, Laos, Thailand) untuk memasok barang terlarang ke wilayah Indonesia.

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, aparat penegak hukum masih enggan membeberkan identitas rinci kedelapan terduga pelaku maupun kepastian total berat barang bukti.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.