Terkait Berita Diduga Fitnah Beri 2 Juta ke Lurah Urung Kompas, Oknum Notaris YA Somasi FMD
Redaksi | 6 Juli 2024, 14:38 WIB

AKURAT SUMUT - Terkait berita berjudul "Lurah Urung Kompas Difitnah Terima 2 Juta, Diduga Oknum Notaris YA Jual Nama Lurah", Notaris inisial YA mensomasi FMD melalui Pengacaranya Ade Lesmana, SH & Partners.
Sebelumnya, Inisial FMD Anak Ibu SJMH merasa keberatan perilaku Oknum Notaris YA Diduga Oknum Notaris di kabupaten labuhanbatu jual nama Lurah Kelurahan Urung Kompas Kecamatan Bakaranbatu.
Hal ini disebabkan inisial FMD diduga difitnah Keluarga atas biaya pengurusan pemecahan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas nama inisial BTH dengan salah satu pewaris ibunda FMD.
Sebelumnya, Inisial FMD memberikan statement kepada awak media, Rabu(19/6/2024) terkait oknum Notaris tersebut menyampaikan bahwa ibunda dan saudaranya untuk pengurusan biaya pemecahan PBB atas nama BTH diminta oknum notaris Inisial YA sebesar 2 juta rupiah kepada ibunda FMD.
Dimana besar nilai uang tersebut, Oknum Notaris inisial YA menyampaikan kepada FMD via telpon bahwa uang tersebut untuk Lurah Urung Kompas Kecamatan Rantau Selatan, ujar FMD.
"Uang itu sudah saya kirim melalui transfer ke rekening oknum Notaris YA atau melalui anggotanya", tegasnya.
Dalam kejadian ini FMD dan ibunda nya dicurigai pihak pewaris mengambil keputusan dalam biaya tersebut yang diberikan kepada oknum Notaris inisial YA.
FMD menyampaikan ke awak media, Senin(1/7/2024) Sebelum diterima surat somasi dari pengacara Notaris inisial YA, Notaris YA ingin mengembalikan uang 2 juta tersebut. Tak kunjung uang itu kembali malah surat somasi yang datang kerumah kepada saya pada hari Sabtu(29/6/2024) diantar travel.
"Surat somasi dari Pengacara notaris YA kita balas bang melalui kantor pos sesuai alamat kantor pengacara notarisnya di Medan", akunya.
Lanjutnya, Anehnya bang surat somasi yang diberikan pengacara Notaris YA alamat Kantor Notaris YA beralamat jl.kancil dekat SMU Negeri 2 Sigambal Rantauprapat sejak tahun 2007 sampai sekarang, pada hal waktu itu kita disuruh Notaris YA mendatangi kantor notarisnya beralamat jl.Arrahman disamping sekolah SMK Swasta Teladan Rantauprapat masih berplang Kantor notaris YA.
Disaat awak media mengkonfirmasi Oknum Notaris YA melalui WhatsApp pribadinya, Sabtu(6/7/2024) terkait alamat kantor notaris YA menyampaikan
Masalah kantor saya tanya aja Menhukam dimana saya berada karena bulan yang lalu mereka berkunjung melihat kantor saya dan kalau mau tau kantor saya tanya aja yang memberikan berita tau dimana kantor saya.
Tanya aja langsung Ama mereka atau yang memberikan berita ke bapak, Ga ada kapasitas saya menjawab tanya aja sama yang menyampaikan berita ya, Terserah bapak aja ya bapak jawab aja sendiri, Terimakasih, Aku inisial YA.
Sebelumnya Awak media mengkonfirmasi Lurah Urung Kompas, Raja Azmi Ritonga melalui WhatsApp pribadinya, Kamis (20/6/2024) menyampaikan bahwa uang itu tidak ada diterima dari oknum notaris YA.
"Demi Allah nggak ada bg aku minta uang itu...nanti kutanya kawannya yang mengurus PBB itu ke notaris, ngapain awak berbohong", tegasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prakiraan Cuaca Sumut 31 Oktober: BMKG Ungkap Sebaran Hujan dan Wilayah Berawan
- 2Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 3Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 4BMKG Warning: Bibit Siklon 91B dan Gelombang Kelvin Aktif, Aceh Berpotensi Hujan Lebat Hingga 1 November 2026
- 5Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 6Banjir Rendam Sejumlah Desa di Aceh Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
- 7Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 8Prakiraan Cuaca Labuhanbatu Hari Ini: Waspada Hujan Ringan, Udara Kabur dan Tips Berkendara
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







