Sumut

Perang Lawan Narkoba, Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan Ajak Pers dan Warga Bergerak Bersama

Rahmat Hidayat | 31 Oktober 2026, 12:06 WIB
Perang Lawan Narkoba, Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan Ajak Pers dan Warga Bergerak Bersama
Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan ajak insan pers dan masyarakat bersatu perangi narkoba. Tegaskan sanksi berat bagi oknum Polri yang terlibat! - Dok: Humas

Akurat Sumut - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam menumpas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Sumatera Utara.

Dalam agenda Tatap Muka Bersama Insan Pers, jenderal bintang dua tersebut menyerukan gerakan massa berskala masif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menggempur peredaran narkoba dari hulu hingga hilir.

Langkah tegas ini menjadi salah satu dari empat program prioritas Polda Sumut sebagai penjabaran konkret dari program Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat".

Kapolda menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak lagi cukup sekadar mengandalkan tindakan hukum represif di lapangan, melainkan harus dibendung secara total lewat benteng pertahanan keluarga dan lingkungan terkecil.

"Narkoba adalah musuh kita bersama! Kita tidak bisa hanya mengandalkan upaya represif dari kepolisian dan BNN. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama," ujar Irjen Pol. Sonny Irawan dengan nada tegas di hadapan para awak media, Kamis (29/10).

Kapolda menilai daya rusak kejahatan narkotika telah mengancam masa depan generasi muda dan tatanan sosial masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong konsolidasi total yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, hingga insan pers untuk memasifkan edukasi antinarkoba di sekolah, kampus, tempat ibadah, serta lingkungan komunitas.

Tak hanya mengimbau masyarakat, Sonny juga melemparkan peringatan keras ke internal kepolisian.

Ia memastikan tidak ada ruang ampun bagi oknum anggota Polri yang terbukti bermain-main atau terlibat dalam jaringan barang haram tersebut.

Sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku dipastikan menanti para pelanggar.

“Minimal kita memiliki niat dan komitmen yang sama untuk memberantas kejahatan. Khusus narkoba, kita harus bergerak bersama karena ini menyangkut masa depan generasi kita,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, gerakan antinarkoba ini wajib mengeksekusi aksi nyata di lapangan dan bukan sekadar berhenti sebagai deklarasi atau slogan semata.

Lewat peran strategis insan pers dalam menyebarkan informasi akurat dan edukatif, Polda Sumut optimistis partisipasi publik akan meningkat pesat, baik dalam membentengi diri maupun melaporkan setiap potensi kejahatan narkotika di sekitar mereka.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.