Sumut

Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

Chairul | 29 Oktober 2026, 13:47 WIB
Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh mendeteksi pertumbuhan Bibit Siklon Tropis 91B di utara Aceh yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan tinggi gelombang laut hingga 2,5 meter.

Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Provinsi Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan terkait terbentuknya Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman, tepatnya di sebelah utara Aceh.

Fenomena atmosfer ini berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa angin kencang, hujan lebat, serta gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.

Bibit siklon tersebut terpantau mengalami peningkatan fase dari pusat tekanan rendah (low pressure) pada Rabu sore (28/10/2026) hingga berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 91B pada Kamis (29/10/2026) pukul 01.00 WIB.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Lhokseumawe, Kharendra Muiz, mengonfirmasi bahwa sistem ini terbentuk di wilayah pemantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

"Saat ini posisi sistem berada di Laut Andaman, sebelah utara Aceh. Berdasarkan analisis, Bibit Siklon Tropis 91B memiliki peluang kategori sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia ke arah barat-barat laut," ujar Muiz di Lhokseumawe, Kamis (29/10/2026).

Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Meski arah pergerakannya menjauh, fenomena ini memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca daratan di Aceh dan sekitarnya.

Muiz menjelaskan, peningkatan kecepatan angin berpotensi terjadi sejak siang hingga sepanjang hari.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan mengguyur kawasan timur Aceh, seperti Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Aceh Timur, serta wilayah dataran tinggi Gayo.

Pada sore hari, potensi hujan perlu diwaspadai di wilayah Aceh bagian barat dan selatan.

Adapun kawasan lainnya diprediksi akan didominasi angin kencang dan hujan ringan yang berlangsung hingga malam hari.

Potensi Gelombang Tinggi di Selat Malaka

Selain berdampak pada cuaca darat, BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait keselamatan pelayaran.

Tinggi gelombang di wilayah Selat Malaka bagian utara diperkirakan dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pengguna transportasi laut diimbau untuk memperhitungkan kondisi cuaca serta dinamika gelombang sebelum berlayar guna mengantisipasi risiko kecelakaan laut.

Pengaruh tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 91B ini diprakirakan bertahan hingga Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB.

BMKG meminta masyarakat tetap memantau pembaruan informasi cuaca resmi dan mewaspadai potensi pohon tumbang, banjir lokal, serta gangguan aktivitas luar ruangan.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

C
Reporter
Chairul
H