Sumut

Ancaman Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Rossby: Aceh Bakal Dihantam Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga 13 Oktober

Chairul | 11 Oktober 2026, 12:20 WIB
Ancaman Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Rossby: Aceh Bakal Dihantam Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga 13 Oktober
Suasana Mendung Yang Terekam di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. (Dok Foto : Chairul /Akurat.co Sumut)

Banda Aceh - Ancaman bencana hidrometeorologi mengintai Tanah Rencong. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh secara resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda mayoritas wilayah Provinsi Aceh hingga Selasa, 13 Oktober 2026.

Fenomena atmosfer langka dan berbahaya, yakni aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, terdeteksi menjadi pemicu utama meningkatnya potensi badai, hujan lebat, hingga angin kencang di daerah tersebut.

Prakirawan BMKG SIM Banda Aceh, Hesty Fauziah, mengungkapkan bahwa dinamika atmosfer saat ini sedang dalam kondisi sangat tidak stabil. Selain kemunculan Gelombang Rossby, terbentuknya daerah belokan angin (shearline) serta konvergensi di wilayah udara Aceh memicu penumpukan awan konvektif raksasa.

"Kondisi ini diperparah oleh tingginya suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan Perairan Timur Aceh. Hal tersebut mensuplai kandungan uap air secara masif ke atmosfer," ungkap Hesty dalam keterangan resminya, Minggu (11/10/2026).

BMKG menegaskan kombinasi fenomena alam ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang, lebat, hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang secara mendadak.

Pemetaan Wilayah Terancam

Pihak BMKG telah memetakan puluhan kabupaten/kota di Aceh yang berada dalam zona merah ancaman cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan.

Minggu, 11 Oktober 2026: Hampir seluruh wilayah Aceh diprediksi diterjang cuaca ekstrem. Daerah terpapar meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, hingga Nagan Raya.

Senin, 12 Oktober 2026: Hujan lebat berlanjut mengintai Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, dan Nagan Raya.

Selasa, 13 Oktober 2026: Puncak potensi bahaya masih mengancam wilayah Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bener Meriah, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, dan Nagan Raya.

Waspada Hujan Mendadak dan Potensi Bencana

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, khususnya pada sore hingga malam hari. Pemanasan terik yang terjadi pada siang hari dapat memicu pembentukan awan Cumulonimbus secara kilat, yang memicu hujan deras mendadak dan angin kencang.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara diminta ekstra hati-hati terhadap potensi pohon tumbang, genangan air, hingga banjir bandang.

"Hindari kawasan sumber air seperti danau, sungai, dan waduk apabila terjadi hujan berdurasi lama atau berintensitas tinggi. Utamakan keselamatan diri dan keluarga," imbau Hesty menegaskan.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

C
Reporter
Chairul
H