Tak Lagi Jual Bahan Mentah, Nias Barat Bidik Nilai Tambah Produk Lokal

Nias Barat – Pemerintah Kabupaten Nias Barat mulai mengarahkan perdagangan daerah dari penjualan bahan mentah menuju produk bernilai tambah dan pasar yang lebih luas.
Langkah itu dituangkan melalui Nias Barat Trade Connect 2027–2029 yang dipaparkan Bupati Eliyunus Waruwu kepada jajaran Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Eliyunus mengatakan Nias Barat memiliki potensi besar dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang menyumbang lebih dari 53 persen terhadap perekonomian daerah. Namun, sebagian produk masih menghadapi kendala agregasi, hilirisasi, logistik dan akses pasar.
“Kalau intervensi hanya berhenti pada produksi, produk masyarakat tetap dijual murah dan nilai tambahnya banyak dinikmati di luar daerah,” ujarnya.
Untuk memperbaiki rantai perdagangan tersebut, Pemkab akan mendorong BUMD Aneka Usaha sebagai aggregator produk petani, nelayan, koperasi dan UMKM.
Kelapa, pinang dan pisang menjadi komoditas yang akan dipetakan lebih dahulu untuk membuka peluang perdagangan antardaerah. Pemkab akan menghimpun data produksi, kualitas, harga, kontinuitas pasokan serta calon pembeli sebagai dasar business matching.
Di sisi infrastruktur, revitalisasi Pasar Mandrehe dan pembangunan Pasar Sitolubanua masuk agenda prioritas.
Pemkab juga mendorong UMKM masuk perdagangan digital, khususnya untuk produk turunan kelapa, hasil perikanan, pangan lokal, kuliner dan produk kreatif berbasis budaya.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar barang keluar dari Nias Barat, tetapi semakin besar pendapatan yang masuk kepada masyarakat,” kata Eliyunus. (Yohanes Giawa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 2Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 3Skandal Anggaran Pendidikan Labuhanbatu: BPK Turun Tangan Usai Puluhan Miliar Rupiah Dana Sekolah Tercatat Nol Persen
- 4Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 5Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 6Gudang Narkoba Internasional di Gerebek, 3 Kg Sabu, 10.000 Pil Ekstasi dan 1.778 Pod Disita
- 7Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan Narkoba Berkedok Kandang Ayam, 18 Kg Ganja Disita
- 8Prakiraan Cuaca Labuhanbatu Hari Ini: Waspada Hujan Ringan, Udara Kabur dan Tips Berkendara
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur




