Razia Gabungan Lapas Rantauprapat Dikritik, Hasil "Nihil" Narkoba Dinilai Seremonial

Rantauprapat - Langkah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat menggelar razia insidental gabungan bersama TNI dan Polri pada Kamis (17/9) malam menuai kritik tajam. Klaim keberhasilan razia tanpa temuan narkoba dan ponsel ilegal tersebut dinilai sekadar agenda seremonial belaka.
Kritik tersebut disuarakan oleh Tokoh Muda Labuhanbatu, Marulin Hasbi Hasibuan, SH. Ia menyoroti efektivitas dan transparansi razia yang dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, dengan melibatkan 87 personel gabungan tersebut. Menurut Marulin, tes urine terhadap 50 warga binaan secara acak serta penggeledahan blok hunian tidak mencerminkan kondisi ril di dalam lapas.
"Hasil 'nihil' dalam razia yang sudah terencana seperti ini adalah lagu lama. Publik sudah paham betul pola pengawasan instansional. Razia yang disorot kamera dan melibatkan puluhan personel kerap bocor atau hanya menyasar permukaan," ujar Marulin, Rabu (23/9).
Marulin juga mendesak Kementerian Hukum dan HAM serta instansi pengawas independen melakukan evaluasi berkala yang tidak sekadar mengandalkan sidak formalitas. Menurutnya, temuan barang terlarang seperti paku, mancis, dan pisau rakitan justru membuktikan masih lemahnya sistem penyeleksian barang masuk ke ruang tahanan.
Sebelumnya, operasi penggeledahan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB tersebut menyasar area hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Blok A, C, D, hingga Blok Wanita. Petugas gabungan menyita sejumlah benda terlarang seperti paku, mancis, cutter, serta pisau rakitan, tetapi mengklaim tidak menemukan satu pun narkotika maupun alat komunikasi ilegal.
Menanggapi hal itu, Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonard Sihombing, menegaskan bahwa penggeledahan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan pendekatan humanis. Pihaknya berjanji akan memusnahkan seluruh barang bukti terlarang yang disita.
"Kegiatan ini merupakan langkah tegas kami dalam menerapkan prinsip Back to Basics Pemasyarakatan serta sinergitas bersama Aparat Penegak Hukum. Dari hasil penggeledahan, kami tidak menemukan adanya narkotika maupun handphone," kata Yosef.
Namun, saat dikonfirmasi kembali terkait kritikan masyarakat pada Rabu (23/9), Yosef mengakui tata kelola di lembaganya belum maksimal karena barang terlarang masih bisa lolos ke kamar hunian.
"Itu barang terlarang dikatakan hanya untuk tindakan pencegahan saja. Cuma di situ kan bisa untuk merokok mereka. Cuma tata kelolanya saja, seharusnya tidak boleh dibawa ke kamar. Yang paling utama barang terlarang itu handphone dan narkoba," kata Yosef sebelum mengakhiri konfirmasi karena sedang menghadiri rapat.
Di sisi lain, Ketua LSM API Sumut, Andi Khoirul Harahap menyatakan akan terus memantau dinamika di dalam Lapas Rantauprapat.
Pemantauan dilakukan, sebutnya, guna memastikan komitmen pemberantasan peredaran gelap narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan benar-benar berjalan transparan dan terukur, bukan sekadar pencitraan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bantuan Banjir Tahap IV Aceh Utara Berlanjut ke Desa-Desa, Bupati Tegaskan Tanpa Potongan
- 2Dinas Pendidikan Langkat Memanas, Pengusaha Konstruksi Pertanyakan Transparansi Paket Pekerjaan
- 3Terjamin Higienis dan Resmi Mengantongi SLHS Dinkes, Namora Water Jadi Pilihan Air Minum Sehat Keluarga di Rantauprapat
- 4Razia Gabungan Lapas Rantauprapat Dikritik, Hasil "Nihil" Narkoba Dinilai Seremonial
- 5PLT Bupati Minta PLN Benahi Langkat Hulu, PERMADA: Wilayah Langkat Hilir Juga Sering Padam!
- 6Pemkab Pidie Jaya Salurkan 9,2 Ton Benih Jagung Hibrida Pascabencana
- 7Kurir Sabu asal Bangkalan Ditangkap di Asahan, Bawa 1,5 Kg Narkoba Target Surabaya
- 8354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 9Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



