Sumut

Tragis! Anggota DPRD Madina Ditikam Senjata Tajam Usai Reses di Siabu, Korban Dilarikan ke RS

Habibi Caniago | 3 Oktober 2026, 20:56 WIB
Tragis! Anggota DPRD Madina Ditikam Senjata Tajam Usai Reses di Siabu, Korban Dilarikan ke RS
Tragis! Anggota DPRD Madina H. Binsar Nasution ditikam senjata tajam dari belakang usai reses dan melayat di Siabu. Pelaku langsung diringkus polisi - Dok: istimewa

Mandailing Natal - Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar, H. Binsar Nasution, menjadi korban penikaman brutal usai menggelar kegiatan reses dan hendak melayat ke rumah duka warga setempat, Sabtu (3/10/2026).

Suasana khidmat di area pemakaman umum Desa Pintu Padang Julu seketika mendadak mencekam dan dipenuhi teriakan histeris warga saat aksi penyerangan secara tiba-tiba itu terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi tanpa diduga. Saat korban berbaur dengan warga untuk mengantarkan jenazah ke TPU usai merampungkan agenda resesnya, pelaku berinisial Y (55) mendadak muncul dari arah belakang. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghujamkan sebilah pisau ke tubuh politisi senior tersebut.

Sabetan senjata tajam tersebut mengenai leher bagian kanan dan punggung korban. Akibatnya, Binsar Nasution bersimbah darah dan langsung merintih kesakitan di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Luka pada bagian punggung korban diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 5 sentimeter.

"Benar, beliau ikut mengantar jenazah ke TPU. Saya mendapat kabar beliau terkena tusukan," ungkap Kepala Desa Pintu Padang Julu, Muliadi Lubis, membenarkan insiden berdarah tersebut.

Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk membekuk pelaku. Kurang dari satu jam pascakejadian, personil Polsek Siabu berhasil meringkus terduga pelaku Y di wilayah hukum setempat tanpa perlawanan berarti.

Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi melalui Kasat Reskrim AKP Tri Boy Alvin Siahaan membenarkan peristiwa berdarah tersebut. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial Y (55) yang diduga sebagai pelaku.

"Benar pak, pelaku sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan,” sebutnya kepada media.

Hasil penyelidikan awal pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi nekat penikaman tersebut diduga dipicu oleh dendam lama terkait sengketa harta warisan antara pelaku dan korban. Meski demikian, kepolisian masih terus melakukan pendalaman intensif.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Siabu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian untuk melengkapi berkas perkara.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.