Tragis! Anggota DPRD Madina Ditikam Senjata Tajam Usai Reses di Siabu, Korban Dilarikan ke RS

Mandailing Natal - Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar, H. Binsar Nasution, menjadi korban penikaman brutal usai menggelar kegiatan reses dan hendak melayat ke rumah duka warga setempat, Sabtu (3/10/2026).
Suasana khidmat di area pemakaman umum Desa Pintu Padang Julu seketika mendadak mencekam dan dipenuhi teriakan histeris warga saat aksi penyerangan secara tiba-tiba itu terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi tanpa diduga. Saat korban berbaur dengan warga untuk mengantarkan jenazah ke TPU usai merampungkan agenda resesnya, pelaku berinisial Y (55) mendadak muncul dari arah belakang. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghujamkan sebilah pisau ke tubuh politisi senior tersebut.
Sabetan senjata tajam tersebut mengenai leher bagian kanan dan punggung korban. Akibatnya, Binsar Nasution bersimbah darah dan langsung merintih kesakitan di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi warga ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat. Luka pada bagian punggung korban diperkirakan mencapai kedalaman sekitar 5 sentimeter.
"Benar, beliau ikut mengantar jenazah ke TPU. Saya mendapat kabar beliau terkena tusukan," ungkap Kepala Desa Pintu Padang Julu, Muliadi Lubis, membenarkan insiden berdarah tersebut.
Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk membekuk pelaku. Kurang dari satu jam pascakejadian, personil Polsek Siabu berhasil meringkus terduga pelaku Y di wilayah hukum setempat tanpa perlawanan berarti.
Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi melalui Kasat Reskrim AKP Tri Boy Alvin Siahaan membenarkan peristiwa berdarah tersebut. Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial Y (55) yang diduga sebagai pelaku.
"Benar pak, pelaku sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan,” sebutnya kepada media.
Hasil penyelidikan awal pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi nekat penikaman tersebut diduga dipicu oleh dendam lama terkait sengketa harta warisan antara pelaku dan korban. Meski demikian, kepolisian masih terus melakukan pendalaman intensif.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Siabu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian untuk melengkapi berkas perkara.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Heboh Isu OTT KPK Pejabat Sumut, Ini Jawaban Resmi Juru Bicara KPK
- 2Puluhan Kontraktor Lokal dan PERMADA Serbu Kantor Bupati Langkat, Desak Copot Kadisdik Soal Skandal "Proyek Dibagi-bagi"
- 3Gebrakan Perdana Kapolri Baru! Tongkat Komando Polda Sumut Resmi Berganti, Brigjen Sonny Irawan Gantikan Irjen Whisnu Hermawan
- 4Kronologi Lengkap Pembunuhan Wakil Rektor II ITBI Kabanjahe, Kaki Pelaku Ditembak Polisi
- 5GEMPAR! Pria 30 Tahun Ditemukan Meninggal Terjerat Kabel di Kamar Rumah Orang Tua di Labusel
- 6GEGER! Pemuda Pengangguran di Labura Tega Habisi Pria 50 Tahun, Mayat Korban Tergeletak di Kebun Sawit
- 7Tragis! Anggota DPRD Madina Ditikam Senjata Tajam Usai Reses di Siabu, Korban Dilarikan ke RS
- 8PLN Sebut Mobil Operasional Tabrak Tiang PJU Demi Hindari Anak, Polisi Ungkap PLN Tolak Kasus Diproses Hukum
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur

