Sumut

Tragedi Km Virgo Transport 8: Jenazah Nasib Korban Petaka Laut Jawa Tiba di Labura, Isak Tangis Pecah di Marbau

Nuraini Akurat Sumut | 3 Oktober 2026, 16:35 WIB
Tragedi Km Virgo Transport 8: Jenazah Nasib Korban Petaka Laut Jawa Tiba di Labura, Isak Tangis Pecah di Marbau
Jenazah Nasib (43), salah satu korban tewas dalam musibah terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya tiba di tanah kelahirannya dan langsung dimakamkan di Pekuburan Umum Aek Hitetoras, Jumat (2/10/2026).

Marbau - Duka mendalam dan tangis histeris menyelimuti Desa Simpang Empat, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut.

Jenazah Nasib (43), salah satu korban tewas dalam musibah terbaliknya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya tiba di tanah kelahirannya dan langsung dimakamkan di Pekuburan Umum Aek Hitetoras, Jumat (2/10/2026).

Kepastian kedatangan jasad korban dikonfirmasi langsung oleh Camat Marbau, M. Ali. Ia menjelaskan bahwa jenazah diterbangkan dari lokasi evakuasi dan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, sebelum dijemput menggunakan armada ambulance menuju rumah duka di Labura.

"Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans dari Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, sebelum dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga serta warga setempat," ujar M. Ali saat memberikan keterangan resmi, Sabtu (3/10/2026).

Kepulangan Nasib dalam kondisi tak bernyawa memicu duka membiru bagi keluarga dan masyarakat setempat. Nasib merupakan salah satu dari puluhan nyawa yang melayang dalam tragedi maut pelayaran antarpulau tersebut.

Jejak Petaka Km Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Musibah maritim mematikan yang menimpa KM Virgo Transport 8 ini bermula pada Minggu dini hari (13/9/2026).

Kapal yang bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa setidaknya 243 penumpang dan awak kapal tersebut mendadak diterjang cuaca buruk di sekitar Perairan Masalembo wilayah yang kerap dikenal memiliki ombak ganas.

Berdasarkan kesaksian para korban selamat, kapal tiba-tiba miring secara ekstrem dalam waktu sangat cepat tanpa sempat membunyikan sinyal peringatan atau sirene darurat.

Kepanikan luar biasa pecah ketika banyak penumpang, terutama yang berada di dalam kabin dan kamar ekonomi, terjebak saat badan kapal terbalik di tengah lautan luas.

Hingga memasuki pekan ketiga operasi SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI AL, dan Polri, tim penyelam telah menemukan 78 korban meninggal dunia, sementara 108 orang berhasil diselamatkan.

Hingga saat ini, puluhan korban lainnya dilaporkan masih hilang dan berada dalam pencarian intensif di sepanjang perairan Laut Jawa hingga Kalimantan Tengah.

Penyidikan atas kecelakaan tragis ini terus bergulir tajam. Polda Kalimantan Selatan telah resmi menetapkan dan menahan nakhoda KM Virgo Transport 8 sebagai tersangka atas dugaan kelalaian pelayaran yang mengakibatkan jatuhnya belasan hingga puluhan korban jiwa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.