Sumut

Bupati Labuhanbatu Tinjau Titik Rawan Banjir, Siapkan Normalisasi

Nuraini Akurat Sumut | 5 November 2026, 20:29 WIB
Bupati Labuhanbatu Tinjau Titik Rawan Banjir, Siapkan Normalisasi
Mengantisipasi banjir akhir tahun, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita meninjau langsung kawasan Siringoringo, Baldes, dan Aek Tapa untuk eksekusi normalisasi drainase. - Dok: Diskominfo

Akurat Sumut - Mengantisipasi ancaman banjir besar jelang akhir tahun, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita bertindak cepat dengan turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir kritis, Kamis (5/11/2026).

Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi saluran drainase utama serta aliran sungai yang mendesak untuk segera ditangani.

Peninjauan intensif dipusatkan di tiga lokasi rawan luapan air, yakni Kawasan Siringoringo, Balai Desa (Baldes), dan Aek Tapa.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati didampingi jajaran pejabat teras Pemkab Labuhanbatu, di antaranya Asisten II, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan BPBD, Camat Rantau Utara, serta Camat Rantau Selatan.

Tak hanya jajaran daerah, hadir pula Kepala UPTD Pengairan Tingkat Provinsi Sumatera Utara Wilayah Labuhanbatu, Ir. Indra Sakti Harahap, untuk menyelaraskan langkah penanganan lintas kewenangan.

Bupati Maya menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin hanya berpangku tangan atau sebatas menerima laporan di atas meja.

"Pemerintah tidak ingin hanya menerima laporan. Kita harus melihat langsung kondisi riil di lapangan untuk memastikan langkah penanganan yang presisi dan tepat sasaran," tegas Bupati.

Dari hasil inspeksi tersebut, Pemkab Labuhanbatu bersama Pemprov Sumut sepakat mengupayakan normalisasi skala prioritas di titik-titik tersumbat.

Langkah ini diambil agar debit aliran air kembali lancar dan risiko banjir tahunan yang kerap dikeluhkan warga dapat diminimalisir secara signifikan.

Lebih lanjut, Bupati mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran parit dan aliran sungai untuk bersikap kooperatif serta mengesampingkan kepentingan pribadi demi keselamatan bersama.

"Penanganan banjir butuh sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat. Tanpa kerja sama semua pihak, normalisasi tidak akan berjalan maksimal. Dengan komitmen bersama, kita optimis persoalan banjir tahunan di Kabupaten Labuhanbatu bisa dituntaskan secara bertahap," pungkasnya.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.