GG! Polisi Kejar Sendirian Komplotan Geng Motor di SPBU Tritura Medan

Akurat Sumut - Pada Senin, 20 Januari 2025, sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang anggota polisi mengejar sendirian puluhan anggota geng motor bersenjata tajam di SPBU Jalan Tritura, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, menjadi viral di media sosial. Aksi berani ini menuai pujian dari berbagai kalangan masyarakat.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, sekelompok geng motor yang diduga terdiri dari pelajar melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam.
Mereka berhenti di SPBU untuk mengisi bahan bakar. Seorang anggota polisi yang sedang berpatroli melihat aktivitas mencurigakan tersebut dan mendekati lokasi.
Tanpa ragu, polisi tersebut mendekati kelompok tersebut dan berusaha membubarkan mereka.
Namun, para anggota geng motor segera melarikan diri dengan sepeda motor mereka. Polisi tersebut kemudian mengejar mereka seorang diri hingga ke area SPBU.
Kepala Unit Reskrim Polsek Delitua, AKP Maruli Siregar, mengonfirmasi bahwa polisi yang terlihat dalam video viral merupakan anggota Sabhara Polda Sumatera Utara. Insiden terjadi saat anggota Sabhara yang sedang melintas mendapati sekelompok pelajar yang melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam.
Polisi kemudian mengejar kelompok tersebut hingga ke SPBU, sebagaimana yang terlihat dalam rekaman video.
Sementara itu, para pelajar yang diamankan tidak dapat diproses hukum karena pihak kepolisian masih menyelidiki kepemilikan senjata tajam yang digunakan dalam insiden tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV, diketahui bahwa senjata tajam tersebut bukan milik pelajar yang ditangkap, sehingga penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengetahui pemilik sebenarnya.
Senada dengan hal tersebut, seorang pegawai SPBU bernama Ramadani menjelaskan bahwa, kejadian bermula saat kelompok remaja berseragam sekolah melarikan diri dari kejaran polisi.
Mereka kabur dari arah underpass Titi Kuning dan akhirnya masuk ke area SPBU. Salah satu pelajar terjatuh di dekat pompa pengisian bahan bakar, sementara polisi berhasil mengamankan satu orang dari kelompok tersebut di area SPBU. Kejadian ini melibatkan puluhan pelajar yang menggunakan sepeda motor.
Video aksi heroik tersebut mendapat perhatian luas dari netizen. Banyak yang memuji keberanian polisi tersebut dalam menghadapi situasi berbahaya seorang diri.
Namun, ada juga yang mengkhawatirkan keselamatan petugas tersebut karena menghadapi kelompok bersenjata tanpa backup.
Upaya Penanganan Geng Motor di Medan
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden yang melibatkan geng motor di Kota Medan. Sebelumnya, pada September 2024, polisi menggerebek markas Geng Motor Texas di Jalan Menteng Raya, Kecamatan Medan Denai, dan menangkap 10 orang yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa.
Dari lokasi tersebut, di amankan sejumlah senjata tajam dan sepeda motor.
Dalam hal ini pihak kepolisian patut diapresiasi karena sudah mulai melakukan beberapa penanganan untuk meminimalisir Kerusuhan yang ditimbulkan oleh Geng Motor di Medan.
Pihak kepolisian terus meningkatkan patroli dan operasi untuk menekan aktivitas geng motor di Kota Medan.
Masyarakat diimbau untuk laporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan geng motor agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









