DPD II Golkar Sumut Tolak Pencopotan Ijeck, Desak Bahlil Dicopot dari Ketua Umum

AKURAT SUMUT (Pematang Siantar) -
Penggantian Musa Rajekshah (Ijeck) dari jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Utara menuai reaksi keras dari sejumlah pengurus DPD II. Mereka menilai keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sumut sebagai bentuk ketidakadilan terhadap Ijeck.
Penolakan tersebut disampaikan langsung Ketua DPD II Partai Golkar Pematang Siantar, Mangatasi Silalahi. Ia menilai keputusan DPP Golkar tidak mencerminkan nilai dan kultur Partai Golkar sebagai partai kader.
“Sebagai kader Golkar, saya sungguh sangat sedih dan miris dengan adanya surat DPP yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sumut. Putusan tersebut tidak mencerminkan ciri khas Golkar. Golkar ini partainya seluruh kader, bukan partai yang memiliki ‘bos’,” ujar Mangatasi.
Mangatasi menegaskan, penunjukan Plt Ketua DPD I Golkar Sumut merupakan bentuk kedzaliman terhadap Musa Rajekshah yang dinilai memiliki rekam jejak dan prestasi nyata dalam membesarkan partai di Sumatera Utara.
Ia juga menuding adanya campur tangan ‘kekuatan besar’ dari segelintir pihak yang diduga menyetir terbitnya surat keputusan DPP Golkar tersebut.
Baca Juga: Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Dan Labuhanbatu Berbagi Bantuan Sembako
“Keputusan ini tidak mendasar dan kami menduga ada kekuatan besar yang sengaja ingin menjatuhkan citra Partai Golkar di Sumatera Utara,” tegasnya.
Mangatasi menjelaskan, salah satu alasan penunjukan Plt Ketua DPD I Golkar Sumut adalah belum terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda).
Namun, ia membantah bahwa keterlambatan Musda disebabkan oleh ketidaksiapan DPD I Golkar Sumut.
“Tidak benar jika disebut Musda belum terlaksana karena ketidaksiapan DPD I. Alasan ini sangat tidak tepat dan tidak adil,” katanya.
Baca Juga: Sabtu Ini Serentak Senam Partai Golkar, DPD Golkar Labuhanbatu Meriahkan HUT Partai Golkar Ke - 60
Menurutnya, Musa Rajekshah merupakan figur yang berhasil membawa Partai Golkar meraih kemenangan signifikan pada Pemilihan Legislatif di Sumatera Utara, sehingga sangat disayangkan jika dicopot tanpa alasan yang jelas dan transparan.
Atas dasar itu, Mangatasi secara tegas mengajak seluruh kader Partai Golkar di Sumatera Utara untuk bersatu dan melakukan perlawanan terhadap keputusan DPP Golkar tersebut.
“Kami meminta Bahlil Lahadalia dicopot dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Kami mengajak seluruh kader Golkar di Sumut untuk solid menolak dan melawan keputusan yang tidak adil ini,” pungkasnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 2Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 3Skandal Anggaran Pendidikan Labuhanbatu: BPK Turun Tangan Usai Puluhan Miliar Rupiah Dana Sekolah Tercatat Nol Persen
- 4Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 5Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 6Gudang Narkoba Internasional di Gerebek, 3 Kg Sabu, 10.000 Pil Ekstasi dan 1.778 Pod Disita
- 7Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan Narkoba Berkedok Kandang Ayam, 18 Kg Ganja Disita
- 8Prakiraan Cuaca Labuhanbatu Hari Ini: Waspada Hujan Ringan, Udara Kabur dan Tips Berkendara
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur


