Maling Motor di Medan Kena Batunya. Dipukuli Warga, Ditembak Polisi!

AKURAT SUMUT - Dua tersangka pencurian motor berhasil diamankan di Jalan Cinta Karya, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara.
Setelah aksi mereka mendapat tanggapan keras dari masyarakat dan petugas. Kejadian berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2025 sekitar pukul 22.30 WIB.
Menurut Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Dian Simangunsong, aksi pencurian dimulai ketika para pelaku berusaha membobol rumah untuk mengambil motor yang terparkir di halaman menggunakan gunting.
Namun, upaya tersebut gagal sehingga mereka memutuskan untuk mengangkat motor ke atas becak motor. "Nah, pas menaikkan motor korban ke becak inilah mereka ketahuan sama korban. Langsung diteriaki maling," ujar Iptu Dian.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera bereaksi dengan menghajar para pelaku, sehingga situasi pun memanas. Petugas yang sedang melakukan patroli segera datang dan bersama warga mengejar para tersangka.
Dari hasil pengejaran, dua pelaku berhasil diamankan, yakni Johan Hamonangan Pakpahan (25) dan Robert Pardede (35). Satu tersangka lain, dengan inisial A, masih dalam pengejaran dan belum berhasil ditangkap.
Dalam proses pengembangan, kedua tersangka yang telah ditangkap sempat melakukan perlawanan.
Mereka mencoba melarikan diri dengan memukul kepala Aipda Kristian Sinaga, petugas yang hadir di lokasi. "Kedua pelaku melawan petugas dengan memukul bagian kepala Aipda Kristian Sinaga dan berusaha melarikan diri, sehingga tim menembak kaki kedua pelaku," jelas Iptu Dian.
Tindakan tembakan tersebut dilakukan sebagai langkah peringatan untuk menghentikan perlawanan.
Setelah peristiwa tersebut, kedua tersangka langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan dan kemudian diamankan ke Polsek Medan Baru guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Barang Bukti dan Upaya Pengejaran
Barang bukti yang diamankan mencakup satu unit sepeda motor Honda Beat BK 2656 AML, satu unit becak motor tanpa plat, serta beberapa barang pribadi milik korban seperti tas hitam berisi KTP, pisau cutter, dan dompet.
Sementara itu, pihak kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap tersangka ketiga yang berinisial A, yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan guna menjaga keamanan lingkungan. Penindakan tegas ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan disiplin dan menekan angka kejahatan di wilayah Kota Medan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prakiraan Cuaca Sumut 31 Oktober: BMKG Ungkap Sebaran Hujan dan Wilayah Berawan
- 2Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 3Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 4Banjir Rendam Sejumlah Desa di Aceh Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
- 5BMKG Warning: Bibit Siklon 91B dan Gelombang Kelvin Aktif, Aceh Berpotensi Hujan Lebat Hingga 1 November 2026
- 6Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 7Lantik 10 Pejabat, Bupati Aceh Utara 'Ayahwa' Ancam Copot Jika Gagal dalam 100 Hari Kerja
- 8Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







