Sumut

Gelombang Kelvin Aktif di Aceh, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 9 November

Chairul | 7 November 2026, 10:57 WIB
Gelombang Kelvin Aktif di Aceh, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 9 November
ILUSTRASI AI: BMKG Stasiun SIM Banda Aceh mengimbau warga waspada gelombang Kelvin yang berpotensi memicu hujan sangat lebat dan angin kencang hingga 9 November 2026.

Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku hingga Senin (09/11/2026).

Masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.

Peringatan tersebut diterbitkan menyusul terdeteksinya aktivitas gelombang atmosfer Kelvin di wilayah Aceh.

Kondisi ini diperkuat oleh terbentuknya daerah belokan angin dan konvergensi yang memicu peningkatan aktivitas konvektif secara signifikan.

Selain faktor atmosfer, hangatnya suhu muka laut di Samudra Hindia barat Sumatera serta Perairan Utara dan Timur Aceh turut menyuplai kandungan uap air secara masif ke atmosfer.

"Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Aceh. Sebagian daerah di wilayah Aceh berpotensi hujan sedang, lebat, hingga sangat lebat, dan dapat disertai angin kencang," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Attiya, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (07/11/2026).

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang datang secara tiba-tiba, khususnya pada sore hingga malam hari.

Fenomena cuaca mendadak ini dipicu oleh pemanasan intensif pada siang hari.

Pengendara dan warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap jarak pandang terbatas dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang.

"Hindari daerah sumber air seperti danau, sungai, waduk apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi ataupun hujan dengan durasi yang lama," imbau BMKG.

Berdasarkan pemetaan BMKG, terdapat 18 wilayah kabupaten/kota di Aceh yang masuk dalam daftar waspada cuaca ekstrem, antara lain Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara.

Lalu, Bireuen, Pidie Jaya, Subulussalam, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Gayo Lues, Pidie, Nagan Raya, Aceh Besar, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah dan Simeulue.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

C
Reporter
Chairul
H