Keraguan Terjawab! Pasien Bersaksi Usai Pasang Ring Jantung di RSUD Tarutung

Akurat Sumut - Keberhasilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung dalam melaksanakan tindakan medis pemasangan ring jantung atau stent bagi pasien gangguan kardiovaskular terus menuai sorotan luas.
Di tengah berbagai tanggapan miring dan keraguan yang sempat berkembang di masyarakat, kini muncul kesaksian langsung dari salah seorang pasien yang telah merasakan manfaat dari layanan tersebut.
Melalui video resmi yang diunggah di akun media sosial RSUD Tarutung, Iwan Hutasoit (58), seorang warga asal Jakarta, secara terbuka membagikan pengalaman serta kepuasannya selama menjalani perawatan hingga prosedur pemasangan dua ring jantung di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tersebut.
Dalam pengakuannya, Iwan memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja jajaran dokter, perawat, serta tenaga medis yang dinilainya bekerja secara sigap, profesional, dan intensif.
"Selama petugas itu sangat bagus, bertindak sangat baik. Untuk dokter baik dan intensif, perawat juga sigap," ujar Iwan dalam video tersebut.
Ia juga menceritakan kondisi fisik yang dirasakannya pasca tindakan medis.
Menurut Iwan, proses pemasangan ring jantung berjalan lancar tanpa rasa sakit berlebih seperti yang kerap dicemaskan sebagian orang.
"Perasaan saya setelah dilakukan pemasangan ring itu tidak ada rasa sakit. Jangan takut, langsung sembuh. Satu hari setelah tindakan langsung dicopot perbannya," tuturnya meyakinkan.
Lebih lanjut, Iwan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi atau kabar burung yang belum jelas kebenarannya terkait kualitas layanan pemasangan ring jantung di RSUD Tarutung.
"Jangan percaya hoaks. Pelayanan untuk pemasangan ring jantung itu berkualitas, terlatih, steril, dan bagus. Karena saya sendiri yang mengalami, di rumah sakit ini memang betul-betul profesional. Terima kasih RSUD Tarutung," tegasnya.
Prosedur Medis Sesuai Standar Nasional dan Pendampingan Ahli
Sebelumnya, RSUD Tarutung mencatatkan sejarah penting dalam dunia kesehatan daerah dengan sukses melaksanakan tindakan intervensi jantung non bedah berupa pemasangan dua stent pada Kamis, 5 November 2026.
Tindakan tersebut terlaksana berkat kerja sama dan program pendampingan Proctorship Pengampuan Layanan Jantung bersama RSUP H. Adam Malik Medan.
Tim medis yang diterjunkan melibatkan dokter spesialis berpengalaman, di antaranya dr. Faisal Habib, Sp.JP (K), FIHA dari RSUP H. Adam Malik dan dr. Erwin Jonathan Hasudungan Sinaga, Sp.JP dari RSUD Tarutung, serta didukung penuh oleh tim Cathlab RSUP H. Adam Malik.
Program pengampuan ini menempatkan RSUP H. Adam Malik Medan sebagai rumah sakit pengampu regional, serta RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta sebagai pengampu nasional.
Kehadiran fasilitas Cath Lab yang diresmikan oleh Bupati Tapanuli Utara pada 18 Juni 2026 ini bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan jantung berkualitas tinggi bagi warga Tapanuli Utara dan kawasan sekitarnya.
Prosesi pelaksanaan tindakan bersejarah tersebut turut disaksikan langsung oleh Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian, M.Kes, Direktur Utama RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri, M.Ked (PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP (K), Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat serta Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, MKM.
Transparansi dan Objektivitas Penilaian Publik
Munculnya spekulasi di tengah publik yang sempat menyebut tindakan medis perdana ini sebagai “ajang percobaan” dinilai perlu disikapi secara bijak berdasarkan fakta medis.
Kehadiran tim ahli dari rumah sakit pengampu menegaskan bahwa pengembangan layanan ini berjalan melalui prosedur ketat yang terarah, bukan tanpa pengawasan profesional.
Kesaksian Iwan Hutasoit menjadi salah satu bukti otentik dari sudut pandang pasien.
Meski demikian, manajemen RSUD Tarutung di bawah kepemimpinan dr. Bobby Simanjuntak, MKM, terus didorong untuk merawat transparansi informasi, menerapkan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat, serta memprioritaskan keselamatan pasien demi menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.*
Penulis: Hendra Cristian Siregar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prakiraan Cuaca Sumut 5 November: 24 Kabupaten/Kota Berpotensi Hujan Ringan, Medan Berawan
- 2Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Sebagian Besar Wilayah Sumut hingga 9 November 2026
- 3Prakiraan Cuaca Kota Medan Besok 7 November 2026, BMKG: Potensi Hujan Petir Siang dan Sore Hari
- 4Prakiraan Cuaca Medan Jumat 6 November
- 5Prakiraan Cuaca Sumut 6 November: Sebagian Besar Berpotensi Diguyur Hujan
- 6Prakiraan Cuaca Sumut Sabtu 7 November, BMKG: Sebagian Besar Wilayah Diguyur Hujan, Warga Diimbau Waspada Petir
- 7Gelombang Kelvin Aktif di Aceh, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 9 November
- 8Sentuhan Humanis Operasi Patuh Toba 2026: Sat Lantas Polres Labuhanbatu Bagikan 50 Helm dan 100 Cokelat untuk Pengendara Tertib
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



