Kebakaran Besar Guncang Jalan Merdeka Padangsidimpuan, Damkar Kerahkan 6 Unit Mobil

AKURAT SUMUT - Warga Kelurahan Timbangan Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Sumatera Utara, dibuat geger pada Rabu pagi, 9 Juli 2025, ketika api mendadak melalap empat kios dan satu rumah di Jalan Merdeka.
Api pertama kali terlihat pukul 10.18 WIB dan berhasil dijinakkan petugas Damkar serta masyarakat sekitar pada pukul 11.50 WIB.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Damkar Kota Padangsidimpuan Ashadi Mukhtar menjelaskan bahwa material semi‑permanen berbahan papan mempermudah kobaran menjalar cepat.
Baca Juga: 4 Alasan yang Menjadikan Blibli Online Shop Terbaik Di Indonesia
“Api membesar sangat cepat karena struktur kayu bangunan dan banyaknya bahan mudah terbakar di sekitarnya,” tegasnya sambil menunjuk sisa puing kios yang hangus.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP H Naibaho menyatakan dugaan awal sumber api berasal dari kebocoran tabung gas elpiji pada salah satu kios.
“Kami menemukan bekas tabung gas pecah di antara reruntuhan kios nasi goreng, sehingga penyelidikan mengarah ke kemungkinan kelalaian penggunaannya,” ujarnya saat memantau olah TKP.
Siti Marlina warga setempat mengaku sempat membantu memadamkan api dengan ember dan selang air, tetapi kobaran sudah terlalu cepat.
“Saya langsung ambil ember dan semprotan selang, tapi api cepat merembet ke bangunan lain,” katanya sambil menirukan gerakan memegang selang.
Enam unit mobil pemadam kebakaran Pemko Padangsidimpuan dikerahkan bersama puluhan personel Damkar, TNI, Polri, dan relawan, hingga si jago merah padam total.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 300–500 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Baca Juga: Notaris Tiromsi Sitanggang Dituntut Hukuman Mati, Diduga Bunuh Suami Demi Asuransi
Untuk mencegah kebakaran serupa, Naibaho mengimbau seluruh warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tabung gas elpiji.
“Periksa kabel atau peralatan elektronik yang sudah tua atau rusak dan jangan biarkan perangkat menyala tanpa pengawasan. Kewaspadaan adalah kunci mencegah bencana,” tandasnya menutup keterangan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








