Sumut

Perbandingan Harga BBM 1 Maret 2025: Mana yang Paling Ramah di Kantong?

Kurnia | 2 Maret 2025, 19:17 WIB
Perbandingan Harga BBM 1 Maret 2025: Mana yang Paling Ramah di Kantong?

AKURAT SUMUT - PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai 1 Maret 2025.

Langkah ini dilakukan sejalan dengan implementasi Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, sebagai tindak lanjut perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 yang mengatur Formula Harga Dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM.

Rincian Harga BBM di SPBU Pertamina

Menurut pengumuman resmi dari pihak Pertamina, beberapa jenis BBM non subsidi mengalami penyesuaian harga. Di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (termasuk Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), harga-harga yang berlaku per 1 Maret 2025 adalah sebagai berikut:

  • Pertamax (RON 92): Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp14.000 per liter
  • Pertamax Green (RON 95): Rp13.700 per liter
  • Dexlite: Rp14.300 per liter (turun Rp300 dari harga sebelumnya Rp14.600)
  • Pertamina Dex: Rp14.600 per liter (turun Rp200 dari harga sebelumnya Rp14.800)
  • Premium : Rp.6.400

Sementara itu, BBM subsidi tetap dipatok pada harga yang sama, yaitu Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi Rp6.800 per liter.

Perbandingan dengan Pesaing

Selain Pertamina, beberapa perusahaan penyedia BBM lain seperti Shell, BP, dan Vivo juga menetapkan harga baru pada tanggal 1 Maret 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, harga BBM jenis Pertamax RON 92 di wilayah Jabodetabek pada umumnya lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis dari Shell, BP, dan Vivo. Misalnya:

  • Shell Super (RON 92): Rp13.590 per liter
  • BP 92 (RON 92): Rp13.300 per liter
  • Vivo R92: Rp13.590 per liter

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penyesuaian harga, Pertamina tetap menawarkan harga yang kompetitif untuk jenis BBM non subsidi.

Harga BBM di Wilayah Lain

Penyesuaian harga BBM tidak hanya terjadi di wilayah Jabodetabek, melainkan juga mencakup berbagai daerah di seluruh Indonesia. Berikut adalah beberapa contoh harga BBM di beberapa wilayah:

  • Aceh:

    • Pertamax Rp12.900 per liter
    • Dexlite Rp14.300 per liter
  • Sumatera Utara:

    • Pertamax Rp13.200 per liter
    • Dexlite Rp14.650 per liter
  • Jawa Barat:

    • Pertamax Rp12.900 per liter
    • Dexlite Rp14.300 per liter
  • Kalimantan Selatan:

    • Pertamax Rp13.500 per liter
    • Dexlite Rp14.950 per liter

Harga-harga lainnya untuk wilayah seperti Free Trade Zone (Sabang dan Batam), Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua juga telah disesuaikan.

Data lengkap menunjukkan bahwa penyesuaian harga bervariasi, terutama untuk jenis BBM non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex, sementara harga untuk Pertamax dan variannya cenderung stabil.

Dalam sebuah pernyataan langsung, salah satu pejabat dari PT Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi dilakukan untuk mengakomodasi kebijakan pemerintah yang lebih luas serta memastikan distribusi harga yang adil di seluruh wilayah Indonesia.

"Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan harga jual eceran BBM sesuai dengan formula dasar yang telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar pejabat tersebut.

Pihak penyedia BBM lain seperti Shell, BP, dan Vivo juga melakukan penyesuaian harga sesuai dengan dinamika pasar.

Meskipun demikian, harga yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan menunjukkan perbedaan yang signifikan sehingga konsumen memiliki berbagai pilihan di setiap SPBU.

Penyesuaian harga BBM non subsidi per 1 Maret 2025 merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mengatur harga dasar BBM. PT Pertamina mempertahankan harga produk unggulan seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green di wilayah Jabodetabek, sekaligus menurunkan harga Dexlite dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga BBM subsidi tetap tidak berubah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I