Permen Maut dari Thailand! Polisi Gagalkan Modus Atlet Basket IBL Jarred Dwayne Shaw

AKURAT SUMUT - Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno–Hatta mengungkap upaya penyelundupan narkotika golongan I dalam bentuk permen oleh pemain asing Indonesian Basketball League (IBL), Jarred Dwayne Shaw.
Wakil Kepala Polres Bandara Soekarno–Hatta, Ajun Komisaris Besar Joko Sulistiono, menjelaskan bahwa paket permen berisi Delta-9 THC tersebut dikirim dari Thailand dengan kemasan seolah-olah vitamin.
“Paket permen yang mengandung narkotika golongan I ini disamarkan dengan kemasan vitamin Vita Bite,” ujar AKBP Joko Sulistiono dalam konferensi pers, Rabu (14/5/2025).
Shaw, yang berposisi sebagai center dan kini memperkuat Tangerang Hawks Basketball Club, diamankan pada 7 Mei 2025 di sebuah apartemen di kawasan BSD, Tangerang.
Video penangkapan yang tersebar di media sosial memperlihatkan tubuhnya yang tinggi menjulang dan sempat berontak sambil meneriakkan “Help!” sebelum dibawa ke kantor polisi.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 20 bungkus permen ganja seberat total 869 gram. “Ini adalah kali pertama pelaku mencoba menyelundupkan narkotika, dan ia berencana mengimpor dalam jumlah lebih besar jika usaha pertama berhasil,” lanjut AKBP Joko.
Shaw mengakui bahwa selain untuk dikonsumsi sendiri, permen ganja tersebut juga akan ditawarkan kepada rekan-rekannya di tim.
“Pelaku menggunakan ganja untuk relaksasi setelah pertandingan dan bermaksud mengedarkannya di kalangan teman,” jelas Joko Sulistiono.
Sebelum tinggal di Indonesia, Jarred Dwayne Shaw sempat menetap di Thailand dan memiliki jaringan dengan pemasok narkotika di sana.
“Di Thailand ganja sudah legal, sehingga pelaku melekatkan jaringan lama untuk mendapatkan pasokan,” ungkap Joko.
Jejak Karier dan Prestasi
Lahir di Dallas, Texas, 29 September 1990, Shaw meniti karier basketnya di David W. Carter High School sebelum bergabung dengan tim Oklahoma State Cowboys (2009–2011) dan Utah State Aggies (2012–2014).
Sejak 2016 ia telah berkeliling dunia sebagai pemain profesional, antara lain bersama Hispano Americano Argentina, Club Africain Tunisia, Hi-Tech Thailand, dan Fukushima Firebonds Jepang (2017–2018).
Di IBL, Shaw pertama kali membela Prawira Harum Bandung (2022–2023), berhasil meraih gelar juara pada musim 2023.
Pada musim berikutnya ia pindah ke Satria Muda Pertamina Jakarta dan menjadi runner-up IBL 2024. Sejak 2024 hingga kini, ia berkiprah bersama Tangerang Hawks.
Sikap Klub dan IBL
Menanggapi kasus ini, manajer Tangerang Hawks, Tikky Suwantikno, menyatakan, “Kami sangat menyesalkan pelanggaran hukum yang dilakukan Jarred Shaw dan segera memutus kontrak kerja sama.
” IBL juga mengambil langkah tegas dengan melakukan blacklist terhadap Shaw dan melarangnya beraktivitas di semua ajang IBL.
“IBL bersama DPP Perbasi akan melarang siapa pun yang terbukti melanggar hukum untuk bermain dan beraktivitas di lingkungan kompetisi,” tegas Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.
Atas perbuatannya, Shaw dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 113 dan 112, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat enam tahun penjara.
Polisi masih menggali kemungkinan jaringan internasional di balik penyelundupan ini bekerja sama dengan Bea Cukai Bandara Soekarno–Hatta.
Dengan perkembangan kasus ini, nama Jarred Dwayne Shaw kini tercatat sebagai tersangka resmi.
Proses penyelidikan berlanjut, sementara karier gemilangnya di lapangan harus tertunda jauh oleh jerat hukum yang menghantuinya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









