Sumut

Liam Roberts Dihukum 6 Laga, Aksi Berbahaya yang Berujung Sanksi Berat!

Kurnia | 8 Maret 2025, 02:55 WIB
Liam Roberts Dihukum 6 Laga, Aksi Berbahaya yang Berujung Sanksi Berat!

AKURAT SUMUT - Millwall harus merelakan kehadiran Liam Roberts selama enam pertandingan ke depan setelah insiden berbahaya yang melibatkan striker Crystal Palace, Jean Philippe Mateta.

Kejadian ini terjadi pada pertandingan FA Cup di Selhurst Park, di mana Millwall kalah 3-1. Delapan menit setelah pertandingan dimulai, Roberts yang maju dari garis gawang melakukan aksi nekat dengan melompat ke udara dan menendang kepala Mateta yang tengah berusaha menghalau bola.

Dalam aksi yang mengejutkan, Liam Roberts melakukan pelanggaran dengan menendang kepala Mateta, sehingga membuat pemain Crystal Palace harus menerima perawatan intensif di lapangan selama hampir 10 menit.

Mateta kemudian dilarikan dengan tandu dan didiagnosis mengalami luka serius pada telinga kirinya yang memerlukan 25 jahitan.

Meski awalnya sempat dirawat di rumah sakit, kondisi Mateta kini menunjukkan perbaikan, sebagaimana disampaikan oleh pelatih kepala Crystal Palace, Oliver Glasner.

Awalnya, Roberts dijatuhi hukuman tiga pertandingan karena mendapatkan kartu merah langsung atas tindakan kekerasan.

Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, Independent Regulatory Commission memutuskan bahwa hukuman tersebut “clearly insufficient” dan mengajukan klaim kepada FA untuk meningkatkan masa skorsing menjadi enam pertandingan.

Dalam pernyataan resmi, FA menyatakan bahwa standar hukuman untuk pelanggaran ini tidaklah cukup dan alasan tertulis dari keputusan tersebut akan dirilis kemudian.

Kejadian ini menuai kecaman dari berbagai pihak. Ketua Crystal Palace, Steve Parrish, menyebut aksi tersebut sebagai

"most reckless challenge I've ever seen," Dalam konteks Indonesia bisa diartikan bahwa kejadian tersebut merupakan pelanggaran yang mengerikan yang pernah ia lihat selama ini. 

Sedangkan pelatih kepala Palace, Oliver Glasner, menggambarkan tindakan itu sebagai pelanggaran yang "terrible" dan "dangerous." Di sisi lain, pelatih Millwall, Alex Neill, membela Liam Roberts dengan menyatakan bahwa insiden tersebut tidak disengaja.

Dalam pernyataan resminya di situs klub Millwall, Roberts menyampaikan:

"Saya sangat terpukul dengan apa yang terjadi. Saya menerima kartu merah yang diberikan dan menghormati hukuman yang dijatuhkan. Saya juga merasa sangat tidak nyaman melihat adanya anggapan bahwa saya sengaja menyakiti rekan profesional saya."

Ia menambahkan:

"Segera setelah saya bisa, saya menghubungi Jean-Philippe secara pribadi untuk meminta maaf, dan saya bersyukur karena dia mengabari saya pada malam itu bahwa kondisinya baik dan menenangkan saya untuk tidak khawatir."

Roberts juga menyampaikan keprihatinannya terkait dengan banyaknya pesan dan ancaman yang diterimanya secara online, menegaskan bahwa ia tidak pernah berniat menyakiti siapa pun.

Sebagai pemain cadangan yang selama ini jarang tampil, absennya Roberts akibat skorsing ini akan sangat dirasakan oleh Millwall.

Ia tidak akan ikut serta dalam pertandingan melawan Watford, Leeds United, Stoke City, Sunderland, Portsmouth, dan Sheffield United.

Meski demikian, ada kemungkinan ia dapat kembali bermain pada pertandingan kandang melawan Middlesbrough pada 12 April mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I