Gawat, Kabulog Labuhanbatu Katakan SPHP Bukan Beras Subsidi, Data RPK Dipertanyakan

AKURAT SUMUT - Kepala Bulog Kabupaten Labuhanbatu, Eko dinilai tidak transparan terkait data lengkap rumah pangan kita (RPK).
Hal tersebut terungkap saat awak media ini melakukan konfirmasi kepada Kepala Bulog Labuhanbatu dikantornya, Jl.Sisingamangaraja, Selasa (11/6/2024).
"Maaf ya bang, data lengkap siapa saja yang terdaftar RPK belum bisa kami berikan karena mengingat data pribadi" kilah Eko, meski data lengkap RPK itu bukan rahasia negara.
Namun, Eko menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan outlet penjualan pangan pokok untuk masyarakat yang dibina oleh Perum Bulog yang terdaftar di Kabupaten Labuhanbatu berkisar 300 lebih.
"Kalau yang terdaftar tiga ratusan, yang aktif hanya delapan puluh persen, tersebar di Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan" sebutnya.
Anehnya, Kepala Bulog Kabupaten Labuhanbatu, Eko mengatakan bahwa beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) bukanlah subsidi pemerintah.
Statement Eko itu dinyatakannya saat diwawancarai sejumlah media usai menjadi narasumber saat rapat mekanisme penyaluran bantuan beras Bulog yang dihadiri seluruh Kepala Desa se Kabupaten Labuhanbatu diruang aula Kantor Bupati, Selasa(14/5/2024).
"Kalau beras SPHP itu bukan subsidi pemerintah. Tapi, kalau beras Bulog bantuan pangan itu baru subsidi" ucapnya dengan tegas.
Sementara, salah seorang anggota Bulog menjelaskan bahwa beras SPHP adalah subsidi pemerintah. Sama halnya dengan beras bantuan pangan (bapang).
"Beras SPHP itu subsidi pemerintah, Namun ada beda dengan beras bahan pangan. Kalau beras bahan pangan itu subsidi penuh alias gratis dan SPHP untuk diperdagangkan dengan HET yang sudah ditentukan " jelasnya.
Dikutip dari pernyataan Kepala Perum Bulog KC Serui, Karennu SE.
Karennu menegaskan bahwa beras SPHP merupakan subsidi pemerintah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prakiraan Cuaca Sumut 31 Oktober: BMKG Ungkap Sebaran Hujan dan Wilayah Berawan
- 2Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 3Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 4Banjir Rendam Sejumlah Desa di Aceh Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
- 5BMKG Warning: Bibit Siklon 91B dan Gelombang Kelvin Aktif, Aceh Berpotensi Hujan Lebat Hingga 1 November 2026
- 6Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 7Lantik 10 Pejabat, Bupati Aceh Utara 'Ayahwa' Ancam Copot Jika Gagal dalam 100 Hari Kerja
- 8Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur







