Dalang dan Pembakar 2 Mobil Belum Terungkap, Kapolres Labuhanbatu Sibuk Urus PKS PT.PPSP Pulo Padang
Redaksi | 25 Mei 2024, 17:37 WIB

AKURAT SUMUT - Kabupaten Labuhanbatu diduga tidak kondusif dalam keamanan dan banyaknya permasalahan, Kapolres Labuhanbatu, AKBP.DR.Bernhard L.Malau selama menjabat hanya sibuk urus pabrik PKS PT.PPSP Pulo Padang.
Salah satu nya kasus 2 mobil dibakar Orang Tak Kenal (OTK) yaitu Mobil Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu dan Mobil serta rumah Wartawan kabupaten labuhanbatu sampai saat ini tak terungkap.
Sebelumnya disaat Kapolres Labuhanbatu coffe morning dengan awak media labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara disalah satu cafe Kesan jln.Sempurna menyampaikan kepada salah satu mobilnya dibakar OTK Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu dan juga profesi wartawan Labuhanbatu berjanji mengungkap kasus tersebut.
Kapolres meminta sebulan setelah coffe morning untuk mengungkap kasus pembakar mobil tersebut, karna baru sebulan menjabat sebagai Kapolres Labuhanbatu.
Hal dalam kasus belum terungkap sampai saat ini, Kapolres malah menurunkan ratusan personil untuk pengamanan pengoperasian kembali PKS PT.PPSP Pulo Padang.
Dimana ratusan personil yang diturunkan Kapolres untuk pengamanan PKS tersebut masih dipertanyakan biaya operasional nya dari mana? Malah diblokir nomor WhatsApp awak medianya.
Nasir Wadiansan Harahap,SH selaku Pengamat Hukum memberi tanggapan kepada awak media, Sabtu(25/5/2024) hal kinerja Kapolres Labuhanbatu sangat tidak memuaskan dan menunjukkan dirinya prilaku arogansi.
Salah satunya atas penahanan seorang ibu Agustina rambe aktivis lingkungan hidup untuk memperjuangkan warga yang kontra atas berdirinya PKS PT.PPSP Pulo Padang. Kapolres harus netral bukan berpihak sepihak, kita lihat keberpihakan kepada Pabrik PKS tersebut salah satunya ratusan personil polisi turun untuk pengamanan pengoperasian kembali PKS sesuai surat perintah.
Lebih baik Kapolres untuk mengusut tuntas dalang dan pembakar 2 Mobil yang dibakar OTK, diduga keamanan masyarakat Labuhanbatu tidak kondusif, bukan urus pabrik PKS tersebut, tegasnya.
Apalah seorang ibu Agustina rambe yang sangat penting bagi Kapolres Labuhanbatu untuk ditahan dimana permasalahan PKS PT.PPSP Pulo Padang sampai saat ini belum ada solusi bagi warga yang kontra, aku Nasir.
Diminta kepada Kapolri, Kapoldasu untuk mencopot jabatan Kapolres Labuhanbatu sewenang-wenang nya dalam jabatan untuk mendiskriminalisasi warga yang kontra berdirinya pabrik PKS tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









