Bupati Labuhanbatu Ikuti Rakor BKN 2025 untuk Percepatan Transformasi Digital ASN

AKURAT SUMUT ( Labuhanbatu) - Bupati Labuhanbatu menghadiri Rapat Koordinasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Pullman Hotel Jakarta City Park.
Forum nasional tersebut mempertemukan para kepala daerah, pimpinan lembaga, serta jajaran kepegawaian dari seluruh Indonesia untuk memperkuat tata kelola manajemen ASN.
Rakor BKN 2025 menekankan percepatan transformasi digital sistem kepegawaian, peningkatan kualitas layanan, hingga penguatan manajemen ASN berbasis Human Capital.
Baca Juga: Bupati Labuhanbatu Tanggap Sampah Di Pasar Glugur
BKN menyampaikan bahwa pengelolaan ASN harus mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan.
Tiga Fokus Utama Manajemen ASN 2025
1. Penguatan Human Capital ASN
Pendekatan ini menempatkan aparatur sebagai talenta strategis yang memerlukan pengembangan kompetensi, penempatan yang tepat, dan manajemen karier yang lebih modern.
2. Akselerasi Digitalisasi Layanan Kepegawaian
BKN berkomitmen mempercepat integrasi layanan digital seperti SAPK, SIASN, dan ekosistem data ASN nasional agar lebih sederhana, cepat, dan real time.
3. Reformasi Birokrasi dan Penguatan Integritas
Penguatan integritas aparatur menjadi bagian penting dalam mencegah penyimpangan, terutama dalam proses rekrutmen, penilaian kinerja, dan pengelolaan kepegawaian di daerah.
Baca Juga: Sujud Ayah Terkabul, Bupati Labuhanbatu Gerak Cepat Atasi Perbaiki Jalan Rusak Jalan Provinsi
Komitmen Pemkab Labuhanbatu
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyatakan siap mengimplementasikan arahan dan kebijakan yang dibahas dalam Rakor BKN 2025.
Pemkab memprioritaskan peningkatan kompetensi aparatur serta penyesuaian terhadap sistem digital kepegawaian untuk memperkuat kualitas layanan publik.
Pemerataan Pengembangan ASN di Seluruh Indonesia
BKN juga menyoroti pentingnya pemerataan peningkatan kompetensi ASN, tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
Pemerintah daerah didorong melakukan pemetaan talenta secara berkelanjutan agar mampu melahirkan kepemimpinan birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global.
Rakor BKN 2025 diikuti 514 pemerintah kabupaten/kota dan turut dihadiri Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, perwakilan Komisi I DPR RI, serta sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





