Sumut

Gardu Listrik Jadi Sasaran Maling, Aksi Pencurian Trafo Marak di Deli Serdang

Kurnia | 20 Mei 2025, 12:52 WIB
Gardu Listrik Jadi Sasaran Maling, Aksi Pencurian Trafo Marak di Deli Serdang

AKURAT SUMUT - Aksi pencurian trafo PLN kembali terjadi di Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kali ini kawanan pelaku berhasil menggondol trafo di Dusun Pondok TB, Desa Lau Barus Baru, pada Selasa malam (20/5).

Insiden baru terungkap keesokan paginya, ketika petugas PLN dan warga mendapati trafo sudah lenyap, sedangkan potongan kabel dan kotak trafo berserakan di lokasi.

Menurut Purba, salah seorang warga setempat, pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. “Di sekitar trafo kami menemukan potongan kabel, kotak trafo yang sudah dibongkar, dan bungkus jajanan ringan,” ujarnya.

Purba menambahkan, sebelum beraksi, para pelaku diduga mengonsumsi sabu-sabu karena ditemukan mancis tertinggal di sekitar TKP.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Lau Barus Baru, Supriadi, belum membuahkan respons.

“Saya sudah menghubungi Pak Supriadi, beliau menyampaikan akan menanyakan lebih lanjut ke bawahannya di Dusun Pondok TB,” kata salah satu petugas PLN yang enggan disebut namanya.

Pencurian trafo bukan terjadi sekali. Sekitar dua pekan lalu, trafo di Dusun Sarang Kulit, Desa Gunung Rintih, nyaris dibawa kabur.

Beruntung, salah satu pelaku berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Talun Kenas.

Kemudian, pada Sabtu subuh (17/5), di Dusun I, Desa Negara Beringin, sekelompok pencuri kembali beraksi.

Menurut penuturan Timbul Tarigan SE, Kepala Desa Negara Beringin, insiden terjadi sekira pukul 05.00 WIB.

“Warga mendengar ledakan keras dari trafo yang hendak dicuri. Mereka langsung mendatangi lokasi, membuat pelaku panik dan melarikan diri,” ujarnya.

Meski gagal membawa trafo, kabel-kabel sudah terputus, sehingga aliran listrik padam dan mengganggu kebutuhan rumah tangga seperti pompa air, kompor listrik, dan penerangan.

Baca Juga: Konvoi Ojol Warnai Hari Kebangkitan Nasional, Gubsu Dikepung Tuntutan Massa

Di Desa Tadukan Raga pun pernah menjadi sasaran pencurian trafo. Kejadian serupa memutus aliran listrik hingga beberapa jam, membuat sebagian besar warga beraktivitas dengan terganggu.

Kerugian akibat trafo hilang dan kabel putus terus membebani warga. Selain biaya pergantian trafo, pemadaman mendadak mengganggu aktivitas sehari-hari.

PLN setempat telah mengerahkan tim teknisi untuk memperbaiki jaringan dan memasang trafo cadangan.

Plt. Manager PLN Rayon STM Hilir, Budi Setiawan, menyatakan, “Kami sedang berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk meningkatkan patroli di lokasi rawan. Kami juga mengimbau warga untuk segera melaporkan bila ada aktivitas mencurigakan di sekitar gardu listrik.”

Sementara itu, warga berharap aparat keamanan rutin menggelar patroli malam dan memasang kamera pemantau di titik-titik strategis.

Kejadian berulang ini dinilai sudah mengganggu rasa aman dan ketenangan masyarakat di Kecamatan STM Hilir.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I