Tinjau RSUD M Thomsen, Gubernur Bobby Nasution Bantu Transportasi Pasien Kanker dan Leukemia Rujukan ke Medan

AKURAT SUMUT — Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam memperkuat akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan saat meninjau langsung kesiapan fasilitas di RSUD M Thomsen Gunungsitoli, Nias, pada Rabu (5/8).
Selain memastikan kualitas sarana medis berjalan optimal, Gubernur Bobby turut memberikan bantuan pembiayaan transportasi bagi dua orang pasien kurang mampu yang harus segera dirujuk ke Rumah Sakit di Medan guna mendapatkan penanganan intensif lanjutan.
Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Bobby menyisir sejumlah unit pelayanan vital di RSUD M Thomsen, antara lain, Ruang Hemodialisa (cuci darah), Ruang Perawatan Anak dan Ruang Radiologi.
Di sela-sela peninjauan, ia juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pasien serta keluarga pengampu untuk mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi selama menjalani proses pengobatan.
Dalam interaksi tersebut, terungkap bahwa dua pasien memerlukan penanganan medis tingkat lanjut di Medan, yakni Fatiadi Zebua (65) yang terdiagnosis penyakit kanker tiroid, serta bayi Brilly Prathiwi Gulo (11 bulan) yang menderita leukemia.
Meski seluruh biaya tindakan medis dan pengobatan kedua pasien telah dijamin secara penuh oleh BPJS Kesehatan, kendala keterbatasan biaya operasional transportasi antar pulau sempat menjadi hambatan utama keluarga pasien untuk berangkat ke Medan.
Merespons persoalan tersebut, Gubernur Bobby menginstruksikan agar kebutuhan biaya transportasi kedua pasien ditanggung penuh oleh Pemprov Sumut bersama pemerintah daerah setempat.
"Yang belum itu memang transportasinya, Pak, ya. Transportasi kita harap ya sama-samalah baik dari kabupaten ataupun provinsi, tapi yang kali ini kami tanggung semua," tegas Bobby usai merampungkan peninjauan fasilitas rumah sakit dikutip dari website resmi Pemprov Sumut, Kamis (6/8).
Bantuan ini disambut haru oleh pihak keluarga. Fatiadi Zebua (65), salah satu pasien penerima bantuan, menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat Gubernur Sumut yang merespons kendala warga.
"Senang, sudah dibantu biaya transportasi untuk dirujuk ke Medan," tutur Fatiadi.
Tidak hanya fokus pada bantuan penanganan darurat pasien rujukan, Bobby juga memetakan rencana jangka panjang pengembangan RSUD M Thomsen. Ia menilai rumah sakit ini memiliki potensi besar sebagai pusat rujukan utama di Kepulauan Nias mengingat ketersediaan tenaga medisnya yang tergolong memadai.
"Ini salah satu rumah sakit yang dokternya hampir lengkap, hampir, ya. Belum kita belum bilang belum lengkap, hampir lengkap nah, ini mau tempat akan kita coba perbaiki. Kita coba perbaiki," jelas Bobby.
Pemprov Sumut berencana mengalokasikan dukungan pembenahan sarana dan prasarana agar RSUD M Thomsen dapat memberikan pelayanan kesehatan yang makin komprehensif, merata, dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat di Nias tanpa harus bergantung penuh pada fasilitas di ibu kota provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1UPDATE Dosen di Berastagi Tewas Dibunuh: Mobil XForce Digasak, Akun FB Korban Mendadak Aktif Dipakai Pelaku!
- 2Nikah Siri dan Telantarkan Istri, Ketua Bawaslu Labuhanbatu Wahyudi Resmi Dicopot DKPP RI
- 3Skandal Dugaan Korupsi Proyek Disdik Langkat: Proyek 'Habis Dibagi' Sebelum Tayang LPSE, Ratusan Kontraktor Siap Kepung Kantor Bupati
- 4Laka Tunggal Truk Box Lumpuhkan Jalinsum PTPN IV Sisumut, Polisi Sigap Urai Kemacetan
- 5Ratusan Pemulung Pasang Badan, Kuasa Hukum Cium Kejanggalan Dokumen dan Minta Perlindungan Kapoldasu
- 6Sarang Narkoba Teluk Pinang Digerebek Polsek Torgamba! Ali Pasrah Terciduk Simpan Sabu 1,7 Gram dalam Kotak Rokok
- 7Perkara di Pengadilan Agama Tanjungbalai Naik 14,79%, Narkoba Dominasi 70 Persen Alasan Perceraian
- 8Tragedi Berdarah Dosen IT&B Kabanjahe Tewas di Kamar Mandi, Tim Gabungan Libas 2 Perampok Sadis di Deli Serdang
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



