Sumut

Subsidi Motor Listrik Akan Dimulai Agustus 2025, Cek Cara dan Syaratnya

Kurnia | 10 Juli 2025, 19:41 WIB
Subsidi Motor Listrik Akan Dimulai Agustus 2025, Cek Cara dan Syaratnya

AKURAT SUMUT - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian memastikan insentif bagi pembelian sepeda motor listrik bakal bergulir kembali pada Agustus mendatang.

Kejelasan skema hingga besaran subsidi masih menanti hasil Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, ditemui di Kompleks Parlemen pada Rabu, menegaskan bahwa alokasi anggaran subsidi tahun ini mencapai Rp 250 miliar.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, dalam pernyataan kepada awak media di Kompleks Parlemen, menyatakan bahwa alokasi anggaran subsidi motor listrik tahun 2025 telah disetujui oleh Menteri Keuangan.

“Total anggaran insentif subsidi untuk motor listrik tahun ini sebesar Rp 250 miliar,” ujarnya.

Meski demikian, skema pemberian subsidi apakah tetap Rp 7 juta per unit atau berubah menjadi insentif Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) belum diputuskan.

Faisol Riza, dalam penjelasan singkatnya usai rapat internal, mengaku masih mendiskusikan model skema yang paling efektif.

“Skemanya lagi didiskusikan, totalnya sama. Cuma apakah disamakan dengan skema sebelumnya atau ada perubahan, nanti kita bahas,” sambungnya.

Proyeksi realisasi subsidi diperkirakan mundur karena beberapa hari terakhir pemerintah fokus pada musim liburan. Namun, Faisol optimistis pembahasan dapat dipercepat setelah periode tersebut.

[Faisol Riza], ketika menjawab pertanyaan terkait jadwal finalisasi, mengakui masih membutuhkan satu kali rapat lagi dengan Menko Perekonomian.

“Kemungkinan Agustus,” tandasnya, menyiratkan harapan agar subsidi segera dapat dinikmati masyarakat.

Di sisi produsen, stok motor listrik menumpuk hingga ribuan unit. Ketua Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Budi Setyadi, mengungkap penyebab penurunan pembelian.

K Ketua AISMOLI Budi Setyadi, di kantornya, menjelaskan bahwa konsumen kini menahan diri menunggu kepastian subsidi.

“Ribuan unit motor listrik menumpuk karena masyarakat stop buying sambil menanti keputusan pemerintah untuk melanjutkan subsidi,” ujarnya sambil menunjukkan laporan stok pabrik.

Kondisi ini bahkan memicu PHK di beberapa pabrik motor listrik, menambah urgensi percepatan kebijakan insentif.

Di tengah tantangan itu, pemerintah juga masih memantau skema insentif untuk mobil listrik yang tengah berjalan.

Faisol berharap momentum pelaksanaan insentif motor listrik bersamaan dengan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dapat mendorong penjualan.

jangan lewatkan kesempatan mendapatkan promo menarik Motor Listrik Adora dan Tyranno dari Indomobil hubungi 08128394234 untuk info diskon dan subsidi!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
I