Sumut

Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Vape Narkoba 'El Chapo' di THM Mewah

Rahmat Hidayat | 12 Oktober 2026, 14:53 WIB
Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Vape Narkoba 'El Chapo' di THM Mewah
Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan melancarkan penggerebekan Joint Operation berskala besar pada Minggu (11/10) dini hari.

​Medan - Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan melancarkan penggerebekan Joint Operation berskala besar pada Minggu (11/10) dini hari.

Operasi kilat ini berhasil membongkar praktik haram peredaran narkotika jenis baru berbentuk pods vape yang beroperasi halus di dalam Tempat Hiburan Malam (THM) ternama di Jalan Merak Jingga, Medan.

​Dalam penggerebekan yang mengejutkan para pengunjung tersebut, petugas menyergap seorang pria berinisial AJ (30), warga Kota Medan, yang ditengarai sebagai pengedar utama jaringan hiburan malam. AJ diringkus tanpa perlawanan di sebuah ruangan karaoke (KTV) eksekutif saat tengah melakukan transaksi.

​Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti krusial berupa dua unit vape narkoba bermerek "El Chapo" yang memiliki daya adiksi dan efek mematikan. Selain AJ, polisi turut mengamankan seorang wanita yang terbukti menjadi pemesan cairan haram tersebut.

​"AJ hasil pemeriksaan diduga kuat selama ini kerap menjadi pemasok utama narkoba ke THM. Kami juga mengamankan seorang wanita yang memesan barang haram ini di lokasi," tegas Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha.

​Pengungkapan ini menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Hasil interogasi intensif mengungkap bahwa pasokan vape berbahaya tersebut diperoleh AJ dari seorang dalang berinisial RL. Saat ini, nama RL telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan menjadi target buron utama kepolisian.

​AKBP Rafli menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang gerak sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Sumatra Utara.

​"Pemasok utamanya sudah kami kantongi identitasnya dan kami pastikan akan terus kami kejar ke mana pun lari. Kami beri ultimatum keras untuk para penikmat dunia malam, malam boleh gemerlap, namun hukum akan tetap tegak. Pengguna akan kita pulihkan, tetapi seluruh bandar dan mata rantainya akan kita putus sampai ke akar-akarnya. Polisi berdiri tegak bersama masyarakat" pungkas Rafli dengan nada tegas.

​Penyidikan kini terus dikembangkan guna mengusut tuntas kemungkinan keterlibatan manajemen tempat hiburan malam serta jaringan pemasok vape narkoba skala nasional.

​

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.