Digerebek Istri Sah, Eks Sekwan DPRD OKU Selatan Kepergok di Kos Bareng Selingkuhan

AKURAT SUMUT - Tegang benar suasana di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Demang Lebar Daun, Palembang Senin (23/6) sore, saat Yunita Tri Kumalasari (YTK) tiba-tiba mendobrak kamar indekos yang ditempati suaminya, JA, bersama wanita berinisial MZ.
Sebelumnya, cerita Yunita, “Saya sudah membuntuti suami sejak pukul 10.00 WIB bersama kuasa hukum,” tutur istri sah JA, menjelaskan bagaimana ia memantau aktivitas JA sebelum melakukan penggerebekan.
Kerumunan warga langsung mengepung kamar berukuran 16 m² itu pada pukul 14.00 WIB, namun petugas Polsek Ilir Barat I sempat ragu menerobos tanpa laporan resmi.
Baru setelah Yunita menyerahkan laporan ke Polrestabes Palembang, pintu kamar pun didobrak dan JA sempat mengamuk saat hendak diamankan.
Keterangan Ketua RT menyita perhatian, “Rumah kos ini baru setahun beroperasi, kami tak menyangka ada kejadian seperti ini,” ungkap Gani Asmadi, memaparkan reaksi warga setempat.
Profil singkat JA menunjukkan ia lahir di Palembang pada 13 Juni 1986 dan menamatkan studi di IPDN.
Kariernya menanjak dari Sekretaris Lurah Kisau hingga dipercaya menjadi Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, sebelum akhirnya mengemban tugas sebagai Sekwan DPRD OKU Selatan.
Baca Juga: TikTok Dijadikan Alat Sebar Konten Asusila, Polda Sumut Tangkap Pemilik Akun @presidenmangkok
Membela kliennya, kuasa hukum Sanusi SH menegaskan, “Klien kami hanya berkumpul, tidak melakukan hal tak pantas,” dalihnya, membantah rumor perselingkuhan meski hubungan JA dan MZ disebut “spesial.”
Sanusi juga menuturkan bahwa proses perceraian antara JA dan Yunita sempat terhenti karena gugatan dicabut salah satu pihak.
“Kondisi rumah tangga memang tak harmonis, tapi administrasi pernikahan masih berjalan,” tambahnya.
Yunita kemudian memastikan langkah hukumnya tetap berlanjut. “Laporan perzinahan yang dulu dihentikan kini saya ajukan kembali,” tegasnya, membuktikan tekadnya menuntut keadilan.
Istri sah itu juga memperingatkan, “Jangan ganggu keharmonisan keluarga lain, hukum akan menjerat siapa pun pelakunya,” pungkas Yunita, mengingatkan konsekuensi hukum bagi pihak ketiga atau selingkuh.
Kini JA dan MZ resmi diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Palembang.
Publik masih menunggu perkembangan penyelidikan dan langkah hukum selanjutnya, sementara media sosial terus meramaikan perbincangan kasus ini dengan beragam reaksi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prakiraan Cuaca Sumut 31 Oktober: BMKG Ungkap Sebaran Hujan dan Wilayah Berawan
- 2Sejumlah Siswa SD Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di Deli Serdang
- 3Kepala Sekolah SD di Deli Serdang Akui Fasilitasi Damai Bermaterai Kasus Pelecehan 8 Siswa oleh Oknum Guru
- 4Banjir Rendam Sejumlah Desa di Aceh Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
- 5BMKG Warning: Bibit Siklon 91B dan Gelombang Kelvin Aktif, Aceh Berpotensi Hujan Lebat Hingga 1 November 2026
- 6Prakiraan Cuaca Kota Medan dan Sekitarnya Sepekan ke Depan, Dominasi Kondisi Berawan hingga Potensi Hujan Ringan
- 7Bibit Siklon Tropis 91B Terdeteksi di Utara Aceh: BMKG Imbau Warga Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat
- 8Lantik 10 Pejabat, Bupati Aceh Utara 'Ayahwa' Ancam Copot Jika Gagal dalam 100 Hari Kerja
- 9354 Siswa di Berastagi Keracunan Menu MBG: 110 Dirawat Inap, BGN Resmi Suspend Dapur SPPG Sempajaya
- 10Diduga Jual Beli Jabatan, Wali Kota Medan Rico Waas Bebastugaskan Camat Medan Timur



